TEMU KANGEN BKLDK PURWAKARTA : “MERAJUT UKHUWAH SATUKAN LANGKAH MENJADI MAHASISWA PEMBAWA PERUBAHAN”
Alhamdulillah,, acara temu kangen bersama BKLDK Nisa Purwakarta telah selesai dilaksanakan. Adapun acara kali ini bertempat di STIES Darul Ulum (SMK Bina Kerja) Purwakarta dengan jumlah peserta sebanyak 17 orang. Acara ini merupakan kelanjutan dari acara BKLDK Nisa Purwakarta sebelumnya yakni “T-MIS (Training Mahasiswa Idaman Syurga) yang mengambil tema “Ramadhan Momentum Perubahan, Menuju Kemenangan Hakiki”, yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan kemarin. Adapun acara kali ini dilaksanakan dalam rangka silahturahmi atau temu kangen bersama para mahasiswa maupun pemuda umum dengan anggota BKLDK Nisa Purwakarta, setelah sebelumnya telah melakukan ibadah puasa di bulan ramadhan. Oleh karena itu, acara BKLDK kali ini mengambil tema “Spirit Kemenangan: Merajut Ukhuwah Satukan Langkah Menjadi Mahasiswa Pembawa Perubahan”.
Subhanallah,,acara ini disambut oleh peserta dengan sangat antusias, terlebih di awal diberikan sebuah puisi yang menggugah. Begitupula materi yang dikemas menarik oleh ustzh, Devi Husnul Khotimah selaku pemateri. Beliau menjelaskan bahwa kebiasaan amalan baik yang dilakukan pada saat bulan Ramadhan harus terus dilakukan walaupun bulan suci telah berlalu. Apalagi tujuan dari puasa hakikatnya adalah agar menjadikan manusia bertakwa. Di mana telah dijelaskan dalam QS. Al Baqarah : 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Selanjutkan beliau memaparkan berbagai fakta umum tentang euforia Idul Fitri, di mana pada hari itu umat islam bersuka cita dan sangat bersemangat menyambut kedatangan hari kemenangan yang sudah dinantikan setelah melewati ibadah shaum di bulan Ramadhan. Tentunya kita sebagai pemuda, apalagi seorang mahasiswa harus memaknai spirit kemenangan hari raya bukan hanya sekedar beli baju baru atau membuat kue lebaran yang enak saja, akan tetapi sudah selayaknya sebagai agen perubahan di masyarakat, seorang pemuda/ mahasiswa harus melakukan aksi yang jelas dan nyata. Ibarat manusia yang diciptakan Allah SWT ke dunia dengan misi untuk beribadah kepada-Nya. Mahasiswa pun harus memiliki misi seperti hal tersebut dengan agenda untuk mengubah keadaan masyarakat dengan menjadi pelopor dan pendobrak dinamika perubahan. Menurut ustdzh. Devi ada 4 peran atau misi sebagai pemuda/ mahasiswa yaitu sebagai agent of change (agen pengubah), guardian of value (penjaga nilai-nilai di masyarakat dengan standar al Quran dan as Sunnah), social control (mengontrol keadaan sosial masyarakat), dan iron stock (sebagai cadangan atau harapan suatu bangsa).
Tentunya misi-misi di atas tidaklah mudah jika kita melakukannya sendiri. Sebab, semua itu dibutuhkan keistiqomahan dan kerjasama dengan beberapa orang agar mempermudah pelaksanaan misi tersebut. Oleh karena itu, mari kuatkan barisan generasi muda saat ini dengan merajut ukhuwah dan satukan langkah menjadi mahasiswa pembawa perubahan, bukan hanya untuk masyarakat tapi juga untuk memperbaiki kondisi umat islam yang sedang terpuruk.
Acara semakin hidup dengan adanya diskusi antara mahasiswa dan pemateri. Dimana dalam diskusi tersebut ada peserta yakni Iif (Mahasiswa STAI Muttaqien dan Cania (Mahasiswa Polibisnis) yang menanyakan berbagai permasalahan yang menimpa generasi muda saat ini, sehingga memberikan sebuah kesimpulan bahwa pemuda/ mahasiswa harus bergerak mempererat ukhuwah, menyatukan langkah untuk menjadi pemuda/ mahasiswa pembawa perubahan. Kemudian diakhiri oleh pembawa acara dengan penyampaian firman Allah QS ar Ro’du ayat 11 ‘…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum kaum tersebut mengubah diri mereka sendiri, …’. Setelah acara ditutup, dilanjutkan dengan acara makan bersama sebagai wujud mempererat ukhuwah antar peserta dan panitia BKLDK Nisa Purwakarta. So,,mari bersatu pererat ukhuwah, satukan langkah, menjadi pemuda/ mahasiswa pembawa perubahan. Allahu Akbar!!! (IWM,31/08/14)

0 komentar:
Posting Komentar