Dirut PLN Minta Presiden Baru Hapus Subsidi Listrik

Bos PLN Minta Presiden Baru Hapus Subsidi Listrik



Jakarta -PT PLN (Persero) meminta pemerintahan mendatang tidak lagi memberikan subsidi listrik, yang jumlahnya memang cukup besar. Tahun ini, subsidi listrik mencapai Rp 103,8 triliun.

"Saya berharap pemerintah tidak lagi memberikan subsidi listrik kepada PLN," ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji kepada detikFinance, Kamis (10/7/2014).

Menurutnya, PLN tidak membutuhkan subsidi listrik tersebut karena yang butuh adalah masyarakat tidak mampu. "Subsidi itu kan bantuan dari pemerintah, dan PLN tidak perlu lagi dibantu. Yang perlu itu masyarakat tidak mampu, jangan memberikan subsidi kepada korporasi atau perusahaan tapi subsidi itu berikan langsung kepada orang," paparnya.

Oleh karena itu, Nur ingin ke depan pemerintah mencabut subsidi listrik. Dengan begitu, tarif listrik akan berada di harga pasar atau keekonomian.

"Tentu nantinya tarif listrik sesuai harga keekonomian. Bisa naik-turun," tuturnya.

Dalam kerangka awal penyusunan rancangan APBN 2015, pemerintah dan DPR memperkirakan subsidi listrik akan mendapat anggaran sekitar Rp 64,78-79,80 triliun.()

0 komentar:

Posting Komentar